Wednesday, July 13, 2011

penunggu

Ku tunggu dalam sekam
Duri di dalamnya bagai tiada kasih
Sakit
Darah merah
Luka tebakku.

Ku tunggu dalam tangis
Air bisanya menghentam jiwa
Sakit
Darah merah
Radang bidaku

Tunggu itu tiada bazir
janji hati tahu apa ertinya
Hanya kita
Hanya jiwa mengerti
Penantian itu bukanlah sia - sia
Aku seekor penunggu.

Tuesday, July 12, 2011

Cermin Realiti

Sesaat ku memandang
Getar seribu tahun
Sesaat ku menghidu
Getar seluruh hatiku
Sesaat ku berkelip
Getar rugi bisikku

itu apa yang kita damba
yang kita puja

Baru kau sedar simbolik cermin pada manusia

Monday, July 11, 2011

Dalam

Dalam diam bisa
Dalam cerita biasa
Dalam tenang berisi
Dalam kepala berilmu
Dalamnya dalam

Si anjing
Menyalak di tepi
Menunggu si pari
Memberi nafkah diri

Apa itu hidupmu?
Selamlah dalam - dalam

Friday, July 8, 2011

ALLone


Purity once had a name,



And beauty once had a face.



Life once had a meaning,



And once I was safe.



Once there was freedom,


And once I could laugh.
Happiness once was alive,
And once I had another half.
Once I shared her love,
Once I was by her side,
Once I felt I fitted,
So quickly that died.
Her grace so great,
Her beauty so vast,
All I ever wanted,
Was for it to last.
Fate maybe had another plan,
Or maybe she had another love,
But it all fell apart,
The hand too big for the glove.
Now it's all died away,
Happiness, joy, love; all memories.
Now I walk alone in this dark, dark world,
With no light to guide my way.


Thursday, July 7, 2011

NuN

Melayang aku menurut kata si pemerintah hati
Memegang sebuah janji dalam hati dengan beralaskan nafsu
Menghilang akalku kerana munculnya nafsu

Apa gerak tubuhku?

Lemah longlai
Mati mengikut nun
nun asal raja diri kita
jika tiada iman di dada