Wednesday, July 13, 2011

penunggu

Ku tunggu dalam sekam
Duri di dalamnya bagai tiada kasih
Sakit
Darah merah
Luka tebakku.

Ku tunggu dalam tangis
Air bisanya menghentam jiwa
Sakit
Darah merah
Radang bidaku

Tunggu itu tiada bazir
janji hati tahu apa ertinya
Hanya kita
Hanya jiwa mengerti
Penantian itu bukanlah sia - sia
Aku seekor penunggu.

2 comments:

ghost writer said...

ada kisah penantian berbaloi di akhir december.

haikalblank said...

heheh. ya!