Wednesday, August 24, 2011

Lagak



hatinya merah
lagaknya
tapi asal hijau bergetah
bicara soal binasa
usah peduli lainnya

cebih mulut bicara raja
pintal pegang berbisa
bersilang semuanya
entah mana bicara awal
dijunjung putih diselarnya arang
dosanya bukan kepalang
sudahnya

kosong bicara serenek budi
kita tacapkan sekalung ihsan
pada semua tak terlepas satunya
perjuangkan jati
bukan dagangkan hati
dalam ketaksuban kuasa dunia
mati jua akhirnya

siapa?
ketuk dahi bertanya lagi
jangan dicari sekuntum
kalau dahannya dicantas muda


*entry kosong. puihh~ jgn layan entry yang nih.

2 comments:

nub said...

mgkin aku x smpai level nak paham lagi...

haikalblank said...

nub, aku sendiri tak faham nub. maafkan aku. aku sedang cuba menghadam haramjadaha ku tulis ni